Abu Dhabi, UAE
20th April 2018

Pada hari ini pengurus P2MI UAE diundang oleh Konsuler KBRI Pak Yanuar untuk ikut rapat dengan staff KBRI, Atase Hukum Riyadh, Atase Immigrasi Jedah, utusan KEMENLU pusat dan juga Atase Tenaga Kerja di UAE. Banyak hal yang dibahas oleh Pengurus P2MI dengan beliau beliau ini. Beberapa topik yang dibahas adalah perlindungan dan pelayanan publik untuk WNI di negara UAE ini, terutama para pelaut yang bekerja di UAE.

Pengurus menyampaikan beberapa kasus yang terdata di database seperti kasus salah satu kapal Swiber yang berada di Dubai Anchorage yang kasusnya sudah setahunan belum selesai dan beberapa kasus lainnya yang sudah terselesaikan sebelumnya. Kasus hukum yang menimpa para pelaut kita di UAE ini, begitu juga dengan system kontrak kerja dan system visa untuk pelaut di UAE, perlu banyak pekerjaan rumah yang harus dikerjakan bersama antara P2MI UAE dengan pihak KBRI untuk  merumuskan solusi terbaik dalam kasus kasus ketenagakerjaan di UAE ini. Dan ini adalah salah satu visi misi kenapa P2MI terbentuk, yaitu sebagai mitra handal KBRI di UAE dalam menangani masalah masalah maritim di UAE ini.

Pak Arif, Utusan dari PWNI KEMENLU Jakarta menampung semua masukan dan masalah masalah yang disampaikan oleh Pengurus P2MI UAE, detail laporan ini akan di susun oleh Pengurus P2MI dan akan disampaikan secara resmi ke pihak KBRI dalam waktu dekat untuk ditindaklanjuti. Beliau juga menyarankan apabila ada event event penting dalam perumusan perlindungan WNI di UAE, pengurus P2MI bisa diundang untuk datang ke Jakarta sebagai salah satu narasumber.

Kerjasama anggota dan semua Perwira Pelayaran Niaga di UAE sangat dibutuhkan untuk mewujudkan perubahan yang lebih baik kedepannya demi profesi PPN ini secara khususnya dan kepada semua pelaut pada umumnya. Dari kita, oleh kita dan untuk kita.
 
Salam Perwira!
Salam P2MI!
 
A/N redaksi P2MI UAE